Keutamaan Akhlak Mulia
KEUTAMAAN AKHLAK MULIA
A. Firman Allah Ta'ala memuji Nabi Shalallahu 'alaihi was salam,B. Dari Abu Darda' Radhiyallahu Anhu, Nabi Shalallohu 'alaihi was salam bersabda,
(Hadits Shahih, dikeluarkan oleh Ahmad no. (6735) Lihat As-Silsilah Ash-Shahihah no. (751) dan dikeluarkan juga oleh Al-Bukhari dalam Al-Adab Al-Mufrad no. (275) Shahih Al-Adab Al-Mufrad no. (206)
Sedangkan mukmin yang berakhlak mulia menyamai derajat orang yang berpuasa dan mendirikan shalat. Dan manusia terbaik adalah yang terbaik akhlaknya, begitu pula mukmin yang terbaik adalah yang terbaik akhlaknya. dari sini bisa diambil kesimpulan, bahwa berusaha mendapatkan akhlak yang mulia lebih baik daripada berusaha meraih emas dan perak.
Dari Abu Hurairah Radhiyallohu Anhu, Rasulullah Shalallahu 'alaihi was salam bersabda,
النَّاسُ مَعَادِنُ كَمَعَادِنِ الْفِضَّةِ وَالذَّهَبِ، خِيَارُهُمْ فِي الْجَاهِلِيَّةِ خِيَارُهُمْ فِي الْإِسْلاَمِ إَذَا فَقُهُوْا، وَالْأَرْوَاحُ جُنُوْدٌ مُجَنَّدَةٌ، فَمَا تَعَارَفَ مِنْهَا اِئْتَلَفَ، وَمَا تَنَاكَرَ مِنْهَا اخْتَلَفَ. متفق عليه
"Manusia itu barang tambang seperti tambang perak dan emas, orang terbaik di antara kalian waktu jahiliyah merekalah yang terbaik dalam Islam jika ia memahami Islam. Arwah merupakan bala tentara yang dikumpulkan, maka yang saling mengenal di antara mereka akan bersatu, dan yang tidak saling mengenal akan berselisih." (Muttafaq 'Alaihi)
Semoga bermanfaat.